Minggu, 02 Juli 2023

I am a fighter, I am survivor

I am just a simple person who is in love

Believes in love and still hang on to it

Selasa, 15 Juni 2010

Summer Vacation, Week 1

Day 1: Downtown LA--> went to central market, tempat orang jual makanan dan buah2an juga spices. Gue pesen wonton soup, gak pake pork, tapi gue lupa nanya, tuh wonton isinya pork atau bukan yah...bodo ahh...hantemm aja neng!! abis kenyang, menyusuri 6th street and broadway, kok kayak segitiga senen jaman dulu yakk banyak toko emas...dan panggung broadway banyak yang mati...sedih :(
Day 2: Santa Monica Beach. Rapihh, bersihh, luass, nice playground...pantainya si gak istimewa banget, sunsetnya juga gak nyampe garis pantai, warnanya gak merah...tapi, karena semuanya serba bersih (juga WC nya) dan teratur, juga nyaman, sampe sekarang ni tempat masih jadi temat favorit gue selama di sini :)
Day 3: walking in Little Osaka-->cuma jalanan yang kiri kanannya banyak toko jepang, dari toko games, toko mie, supermarket ato karaoke. klo mau cari makanan atau groceries jepang, di sini tempatnya...
Day 4: Marina del Rey. Memenuhi undangan dosen ke beach house nya...tersenyum-senyum, hebatt, jadi dosen bisa punya beach house yakk?? pasti pandai menabung....
Day 5: cook "balado terong", and found that american eggplant taste different than ours!! iyyachk!!
Day 6: hari serba "bukan kebetulan". mungut sofabed (for real, and still in a very good condition) di tempat sampah, pas lagi berat2 ngangkat ada laki2 (meksiko) yg nawarin untuk bantu ngangkat, ehh...ternyata tu orang yang buang tu sofa bed ke tempat sampah...
dan sorenya, make new friend, a very nice Iran-born woman, who asked me do I believe in God and told me about passion, dream, hard work and humanity, when we just learnt how to spell our names!! hahaha....
Day 7: cook meatloaf...Rava asked, "what do you cook today?", I replied, "I cook you meat with love..."

Cukup Sudah Kekerasan Itu

.....In The Name of God, The Lord of Mercy, The Giver of Mercy..........

Sedih rasanya melihat saudara seagamaku berteriak-teriak, mengobrak-abrik, dan melakukan kekerasan terhadap sesama makhluk, sesama manusia...
Dan mereka melakukannya dengan nama Allah, atas nama Allah...Allah yang katanya dicintainya....Allah yang begitu Agung....Tuhan Saya, yang begitu baik dan penuh kasih....nama-Nya diteriakkan di sela-sela aksi tak berhati...Saya tidak rela!!

Kenapa tidak ada belas kasih, menghormati perbedaan, kasih sayang, cinta, tenggang rasa, empati...
Agama seharusnya mendatangkan kedamaian, bukan kekerasan.

Ahh....Kalau mereka melakukan itu atas nama Tuhan, mungkin Tuhan kita berbeda...Tuhan saya menciptakan perbedaan, mana mungkin Ia membencinya, Tuhan saya penuh kasih sayang....ya!!


Mei 2010
--Sehabis menonton pembubaran seminar waria di depok, galau, baru bisa menulis saja---

Kamis, 01 April 2010

Sandi, Potret Kesakitan Orang Dewasa

Friends....udah sempet lihat video di youtube tentang sandi belom? mungkin banyak yang belum lihat, karena baru beberapa saat di youtube langsung didelete, dianggap menyalahi aturan. Sandi ini bocah 4 tahun dari malang, yang "fasih" merokok juga bicara atau melakukan gerakan yang berhubungan dengan kelamin dan kegiatan sexual. Di video itu, Sandi tampak sedang merokok, dan kita langsung tau deh, kalau sandi ini udah merokok sejak lama, gimana enggak, sandi bisa bikin asap rokok berbentuk cincin, dan dia perokok yang menghirup asap rokok ke dalam paru2nya (beberapa orang merokok hanya menghirup di mulut saja :) ). Di video itu juga Sandi mengucapkan kata2 dalam bahasa daerahnya, yang artinya "vagina, klitoris, dll...", juga sandi memperagakan gerakan panggul yang dimaju-mundurkannya (Saya berasumsi itu gerakan laki2 sedang berhubungan seks).

Melihat semua itu, sebagai manusia, perempuan dan ibu, duh...hati merintih, menitik juga air mata...

Tapi, yang juga membuat Saya sedih adalah, perilaku orang2 dewasa di video itu, mereka "nanggep" Sandi, mereka tertawa-tawa, terbahak-bahak, menganggap yang dilakukan Sandi lucu....bahkan mereka yang memancing pertanyaan2 yang membuat sandi menjawab atau melakukan gerakan tersebut. Contohnya:

Orang dewasa: "Sandi sudah besar mau jadi ma ma..."
Sandi: "maliiing...."
Orang dewasa: "hahahaha"
Orang Dewasa: "kelamin laki2 paling enak dijepit...."
Sandi: "vaginaaa...."
Orang Dewasa: "hahahahahah"
Orang Dewasa: "ayo dong rokok nya diisep lagi"
Sandi: (menghisap rokok dan mengebulkan asapnya)
Orang Dewasa; "weiiiii asiikk..."
Orang Dewasa: "bikin cincin dari asap...."
Sandi: (menghirup rokok dan menghembuskan dalam bentuk cincin)
Orang Dewasa: "weiiii.....hebatt...")

(catatan: percakapan asli dalam bahasa daerah dan jauh lebih panjang dari ini dan kurang lebih seperti ini)

SAKIT, SAKIT, SAKIT
ORANG DEWASA SAKIT
YANG LAIN TAK PEDULI

ini bocah, bukan baru kemarin merokok dan bicara seperti ini...dia DILATIH, sudah lama oleh orang dewasa ini...(parents....kamu pasti tau berapa lama ngelatih anak2 kita menghafal do'a atau surat Alfatihah).

Sandi pasti terkenal di lingkungannya...gak mungkin kita gak lihat atau gak denger bocah ini.... masyaAllah...betapa kita sudah tidak peduli satu sama lain...bahkan pada mahluk yang harusnya kita lindungi, kita buat indah dunianya....mungkin kita terlalu sibuk cari makan, mungkin hidup kita sudah terlalu berat, MUNGKIN....atau, mungkin kita CUMA GAK PEDULI AJA....MUNGKIN

Bangku di Bus/Kereta

Selepas kerja seharian, mana jalanan macet, kalo kita naik bis atau kereta, pasti pengennya duduk di bangku, iya kan? tapi, ngeliat ada ibu-ibu gandeng anak kecil satu, dan sambil gendong anak, kayaknya ribet banget, sambil mau doyong2 terhuyung-huyung karena mau pegangan tiang juga ribet, atau liat warga senior diri...apa yang kamu lakukan?
a. menatap ke depan dengan pandangan kosong
b. pura-pura tidur ah....
c. gelisah di dalam hati, kasih bangku enak ini gak ya?
d. tidur beneran
e. cuek ajah, baca koran, dengerin ipod, "siapa cepet, kan dia dapat", "salah sendiri naeknya dari halte situ"
f. dengan sigap nawarin tempat duduk
g. menatap sinis orang yang keliatan lebih kuat dari kamu, tapi dia gak nawarin tempat duduknya (dengan pikiran, "huh...tu orang kan lebih kuat dari gue, kenapa dia gak ngasih duduk sih....?")
h. "aduuhhh, gue berhentinya masih jauh nih...."

hehehe....

Maklum banget kok...soalnya itu reaksi wajar (artinya, aku juga pernah gituuuuh...). Ini bukan berarti yang dtawarin tempat duduk itu orang yang lebih lemah loh....kadang2 kan juga mereka nolak tawaran kita....
Aku pernah beberapa kali ditawarin these gentlemen and gentlewomen tempat duduk mereka (karena waktu itu aku nenteng rava)....dan I thought, how thoughful and considerate these people...may God blessed him....think about that, just a simple act, but could be meaningful for others...

Rabu, 20 Januari 2010

Hari Besar Untukku..

Ini hari besar untukku (untuk rava juga, tapi mungkin maknanya tidak sebesar hari ini bagiku...tak tau juga...:)), karena baru saja selesai mengantar hatiku di hari pertama sekolahnya, di tempat yang asing baginya, bahkan bagiku...
hff....nervousnya sudah dari bulan lalu...hmm, namanya orang tua, dari urusan makannya gimana, sampe ke toiletnya nanti gimana, pake bajunya, celananya, dan sepatunya nanti gimana, jadi big deal banget!!! Di sini menjadi bigger deal karena beda budaya, beda agama, beda habbit. Misalnya aja, toilet habbit, kita kan terbiasa klo ke toilet, ya dibersihin pake air seember (lebayy...banyak lah pokoknya...), bukannya pake tissue...iuhh!!
Akhirnya memang harus ikhlas, pasrah dan percaya aja sama anak kita, kalau dia bisa dan punya mekanisme coping sendiri...karena keep worrying will not help...hehe...yang tinggal saat selesai mengantarnya, ada rasa haru campur bangga...hmm...(setuju gak parents??)
hh...jadi merasakan dan mendalami perasaan orang tuaku di hari pertamaku SMP (hahaha...telat ya??, karena sejak SMP baru aku gak diantar lagi...), hari pertamaku di SMA, kuliah, jaga klinik, dan saat mengantarku ke sini, di tempat yang asing bagiku, bahkan bagi mereka....

miss you, ayah, ibu, mak iti dan abangku tercinta....

Rabu, 30 Desember 2009

Pak Gus Dur yang Kukenang

Pak Gus Dur...hmm, I know, harusnya gak usah pake Pak, tapi, buatku rasanya janggal menyebut beliau hanya dengan Gus, jadilah kusebut beliau Pak Gus Dur. Bukan mau sok kenal ataupun sok dekat dengan sosok Gus Dur, tapi, memang "bukan kebetulan" (kenapa bukan kebetulan? di catatan lain lah ceritanya...:)) abangku satu-satunya jatuh cinta dengan anak ketiga Pak Gus Dur dan menikahinya, maka jadilah kami beripar. Jadi, catatan ini hanya catatan tentang Pak Gus Dur dari orang yang hanya meng"intip-intip" dari jauh.... :)
Padaku, Pak Gus Dur mencontohkan bagaimana menjaga silaturahmi dengan baik, gimana tidak, hal mengejutkan pertama bagi keluarga kami adalah ketiga Pak Gus Dur dan keluarga berkunjung ke rumah kami untuk berkenalan (sebelum pernikahan)...hmm...kami kalang-kabut....waduh, gimana mungkin pak gus dur dan bu shinta datang ke gang sentiong? gimana parkirnya? gerah gak ya di rumah, pintu rumah cukup lebar gak ya? rumah cukup pantas gak ya? makannya apa ya? tetangga heboh gak ya?? hahaha...hal2 seperti itulah...tapi, semua berjalan baik, karena intinya memang bukan rumah yang ber-AC, berpintu lebar, pantas dan makanan enak...dan...pastinya bukan sekali itu aja beliau mengunjungi gang sentiong ataupun mengunjungi besannya, pernah sekali waktu ibu dirawat di RS, beliau yang juga baru pulang rawat rumah sakit datang mengunjungi, beliau yang masih lemah tidak banyak bicara, tapi, pastinya membuat ibuku berbunga-bunga, dan aku petik teladan...
Tiga bulan yang lalu, saat Idul Fitri, satu hari sebelum keberangkatanku ke LA, kami sempat bertemu dan aku dapat "restu" Pak Gus Dur, dan Doanya...Hehehe...untuk sebagian politisi dapat "restu" Gus Dur gimanaaaaa gitu..... Selamat Jalan Pak Gus Dur, semoga duniamu yang di sana adalah dunia yang lebih indah dan lebih baik, dunia yang kamu impikan.... !!!

Negri Merah-Putih


Buatku, rumput tetangga tidak pernah lebih hijau dari rumputku. Mau di negara yang lebih poor dari negaraku atau yang lebih beradab, tetap saja negri sendiri lebih nyaman buatku dan membuatku lebih bersyukur dilahirkan di negri merah-putih. Bagaimanapun kondisi, situasi, dan orang-orang di dalamnya sudah berubah. Meskipun menghela nafas, mengurut dada, memaki yang kudedikasikan untuk negriku kadang kulakoni.
Dan...tiap malam kunyanyikan bersama Rava "lagu tentara" (sebut Rava), yang diajarkan sang kakek padanya. Berkibarlah benderaku, lambang suci gagah perwira, di seluruh pantai Indonesia, Kau tetap pujaan bangsa, siapa berani menurunkan engkau, serentak rakyatmu membela, sang merah putih yang perwira, berkibarlah slama-lamanya....

Sabtu, 06 Desember 2008

Belajar Cinta Lagi

Berada di Dhaka dan salah satu desa di Banglades membuat gue cukup merenung. Hey, Indonesia and Jakarta were not that bad...in fact, at that time I miss it!!! Jakarta dengan kemacetannya dan gedung-gedung tinggi yang semakin "too much" menurut gue, yang sering membuat sebal, kesal, dll, ternyata tetaplah kota tinggal gue, dan harus gue akui I love it!!! Lucu deh...kita memang sering menyadari kalau kita mencintai sesuatu setelah sesuatu itu tidak dekat dengan kita. Pada akhirnya gue ingin belajar mencintai lagi Indonesia dan Jakarta

Senin, 24 November 2008

Body Shop

Kemaren malam jalan sama QQ ke GI, mampir di Body Shop. Jadi inget jaman masih kuliah dulu, dimana temen2 gue punya koleksi body shop, dari handbody, lipgloss sampe pengilap kuku. Gue gak punya lah....bisa kuliah aja udah syukur banget...tapi, sekarang. fortunately lumayan bisa mengakses koleksi body shop...hehehe...hidup memang menyenangkan...

Kamis, 06 November 2008

Banyak Doa Indah dan Mop di Tanah Papua...

Baru saja selesai membantu pelatihan untuk tenaga kesehatan di Papua. Gue selalu merasa senang bertemu dengan tenaga kesehatan di tanah Papua. Banyak dari mereka yang memang tulus melayani, keinginan belajarnya juga tinggi, dan rendah hati, meskipun pengalaman mereka dahsyat...Waktu berdoa yang paling gue tunggu2...kalau pelatihan di papua, gue menyiapkan waktu khusus di pagi dan sore hari untuk berdoa. Kenapa? gue suka doa mereka...indah...semua didoakan, fasilitator, panitia, hotel, petugas hotel, dll....seneng banget ya dengan orang2 yang memang greatful!!!

selain doa, mereka juga punya banyak mop alias cerita lucu. Fasilitator gak usah repot2 menyiapkan ice breaker, karena teman papua suka mop, tinggal minta satu orang untuk mop, beres sudah!!!!

Senin, 20 Oktober 2008

Tentang Tuhan dan Temans

hmm...ada dua hal penting yang udah lama banget gue lupain:
1. Tuhan
2. Teman
Gue terlalu percaya diri, kalau gue bisa menyelesaikan semuanya sendirian. Girl, c'mon!!! itu salah banget....it's not that gue gak berteman, gue punya teman, untuk hang-out, ketawa-ketiwi, tapi udah lama banget gue gak memfungsikan mereka saat gue lagi "down". Kalau Tuhan, well, this is difficult....udah lama banget gue gak punya connection sama Dia.
Anyway, this has been a very valuable week....gue mulai belajar lagi membuat connection dengan Tuhan, and honestly it works....gue memang bisa datang ke Dia dalam keadaan sulit...it really helps...bikin enteng...
Temans....i do can count on you girls!!!! Thanks a lot, for be there for me when i need ya!!! makasih untuk segelas besar kopi, setangkup sandwich, sepiring pasta, segelas es krim, yang sangat melunturkan my pain.....thanks juga untuk yahoo messenger....
Gue akan hidup dengan cara yang berbeda mulai hari ini!!!!

Rabu, 18 Juni 2008

Did I Marry the Right Person

Ini diambil dari kiriman email melalui milis dari seorang teman, menurut gw cukup "kena", dan penting banget buat y'all yang sudah menikah....

"Apakah saya menikah dengan orang yang tepat". Dalam sebuah seminar rumah tangga, seseorang audience tiba-tibamelontarkan pertanyaan yang sangat lumrah, "bagaimana saya tahu kalosaya menikah dengan orang yang tepat?"
"Inilah jawabanya! SETIAP ikatan memiliki SIKLUS. Pada saat-saat awal sebuah hubungan, anda merasakan jatuh cinta dengan pasangan anda. Telpon darinya selalu ditunggu-tunggu, begitu merindukan belaian sayangnya, dan begitu menyukai perubahan sikap-sikapnya yang bersemangat, begitu menyenangkan. Jatuh cinta kepada pasangan bukanlah hal yang sulit. Jatuh cinta merupakan hal yang sangat alami dan pengalaman yang begitu spontan. Ngga perlu berbuat apapun Makanya dikatakan "jatuh" cinta! Orang yang sedang kasmaran kadang mengatakan "aku mabuk cinta"Bayangkan ekspresi tersebut! Seakan-akan anda sedang berdiri tanpa melakukan apapun lalu tiba-tiba sesuatu datang dan terjadi begitu saja pada anda. Jatuh cinta itu mudah..Sesuatu yang pasif dan spontan.Tapi? Setelah beberapa tahun perkawinan, gempita cinta itu pun akan pudar..perubahan ini merupakan siklus alamiah dan terjadi pada SEMUA ikatan. Perlahan tapi pasti.. telpon darinya menjadi hal yang merepotkan, belaiannya ngga selalu diharapkan dan sikap-sikapnya yang besemangat bukannya jadi hal yang manis, tapi malah nambahin penat yang ada..Gejala-gejala pada tahapan ini bervariasi pada masing-masing individu, namun bila anda memikirkan tentang rumah tangga anda, anda akan mendapati perbedaaan yang dramatis antara tahap awal ikatan, pada saat anda jatuh cinta, dengan kepenatan-kepenatan bahkan kemarahan pada tahapan-tahapan selanjutnya. Dan pada situasi inilah pertanyaan "Did I marry the right person?" mulai muncul, baik dari anda atau dari pasangan anda, atau dari keduanya..Nah Lho! Dan ketika anda maupun pasangan anda mencoba merefleksikan eforia cinta yang pernah terjadi.. anda mungkin mulai berhasrat menyelami eforia-eforia cinta itu dengan orang lain. Dan ketika pernikahan itu akhirnya kandas? Masing-masing sibuk menyalahkan pasangannya atas ketidakbahagiaan itu dan mencari pelampiasan diluar. Berbagai macam cara, bentuk dan ukuran untuk pelampiasan ini. Mengingkari kesetiaan merupakan hal yang paling jelas.Sebagian orang memilih untuk menyibukan diri dengan pekerjaannya, hobinya, pertemanannya, nonton TV sampe TVnya bosen ditonton, ataupunhal-hal yang menyolok lainnya.Tapi tau ngga?!Bahwa jawaban atas dilema ini ngga ada diluar, justru jawaban ini hanya ada di dalam pernikahan itu sendiri. Selingkuh?? Ya mungkin itu jawabannya. Saya ngga mengatakan kalo anda ngga boleh ataupun ngga bisa selingkuh, Anda bisa! Bisa saja ataupun boleh saja anda selingkuh, dan pada saat itu anda akan merasa lebih baik. Tapi itu bersifat temporer, dan setelah beberapa tahun anda akanmengalami kondisi yang sama (seperti sebelumnya pada perkawinan anda). Perselingkuhan yang dilakukan sama dengan proses berpacaran yang pernah anda lakukan dengan pasangan anda, penuh gairah. Tetapi, seandainya proses itu dilanjutkan, maka anda akan mendapati keadaan yang sama dengan pernikahan anda sekarang. Itu adalah siklus...Karena.. (pahamilah dengan seksama hal ini) KUNCI SUKSES PERNIKAHAN BUKANLAH MENEMUKAN ORANG YANG TEPAT,NAMUN KUNCINYA ADALAH BAGAIMANA BELAJAR MENCINTAI ORANG YANG ANDA TEMUKAN DAN TERUS MENERUS..! Cinta bukanlah hal yang PASIF ataupun pengalaman yang spontan Cinta NGGA AKAN PERNAH begitu saja terjadi! Kita ngga akan bisa MENEMUKAN cinta yang selamanya Kita harus MENGUSAHAKANNYA dari hari ke hari. Benar juga ungkapan "diperbudak cinta"Karena cinta itu BUTUH waktu, usaha, dan energi. Dan yang paling penting, cinta itu butuh sikap BIJAK Kita harus tahu benar APA YANG HARUS DILAKUKAN agar rumah tangga berjalan dengan baik. Jangan membuat kesalahan untuk hal yang satu ini. Cinta bukanlah MISTERI. Ada beberapa hal spesifik yang bisa dilakukan (dengan ataupun tanpa pasangan anda) agar rumah tangga berjalan lancar. Sama halnya dengan hukum alam pada ilmu fisika (seperti gaya Grafitasi), dalam suatu ikatan rumah tangga juga ada hukumnya. Sama halnya dengan diet yang tepat dan olahraga yang benar dapat membuat tubuh kita lebih kuat, beberapa kebiasaan dalam hubungan rumah tangga juga DAPAT membuat rumah tangga itu lebih kuat. Ini merupakan reaksi sebab akibat. Jika kita tahu dan mau menerapkan hukum-hukum tersebut, tentulah kita bisa "MEMBUAT" cinta bukan "JATUH".Karena cinta dalam pernikahan sesungguhnya merupakan sebuah DECISION,dan bukan cuma PERASAAN...!Cintailah pasangan anda, seperti anda ingin dicintai olehnya. Setialah pada pasangan anda, seperti anda ingin mendapatkan kesetiannya.

Jumat, 30 Mei 2008

Kondom

Seorang konsultan bule di kantor bertanya dengan heran dan dengan wajah yang sangat prihatin, "kenapa di Indonesia program kondom tidak berhasil???".... Ini susah banget jawabnya... masa' sih saya mau jawab, karena kita semua sibuk cari makan untuk sendiri dan keluarga.....??

Standard Operating Procedure

Memang bener sepertinya petugas kesehatan kita di sini sangat sulit "adhere to SOP". Pengalaman ini mendapat pembenaran dari seorang praktisi dan mantan birokrat Public Health yang sudah banyak makan asam-garam dunia kesehatan. Capek-capek SOP dibikin dengan biaya yang juga gak murah, pelatihan juga dibuat untuk mengenalkan dan memeragakan SOP, kemudian mentoring dilakukan untuk membantu teknis pelaksanaan SOP, Quality Control juga dilakukan guna memastikan SOP dijalankan, tapi, apakah lantas dijalankan? ternyata dijalankan sebagian, yang nyaman dijalankan yang gak nyaman gak dilakukan. Saya sendiri juga banyak belajar tentang bagaimana melaksanakan suatu prosedur medis sesuai standar dan dengan asas humanity dari dokter-dokter bukan indonesia di tempat kerja dulu. Saya sih malu, kok yang ngajarin saya justru orang2 ini, bukan guru-guru saya atau senior-senior saya orang indonesia yang pandai-pandai. Nah, 2 tahun belakangan ini giliran saya untuk sharing pengalaman saya dengan teman-teman petugas kesehatan, dan mencoba untuk membantu teman-teman dalam menerapkan standar. Tapi, ya....itulah kesan yang saya dapat....

Selasa, 27 Mei 2008

I'll be missing you....(already)



Sedih banget rasanya kehilangan temen...not actually kehilangan sih...sebenernya namanya friendship seharusnya akan tetap seperti itulah, tapi, still...a miss!!! Setelah kemaren malem mimpi nangis-nangisan, terus besok mau ke kepri dan gak akan ada vivi lagi di kubusnya yang mungil dengan bangku kerjanya yang sangat gak ergonomis alias udah mletat-mletot, gak ada yang nemenin jalan-jalan memenuhi hasrat makan ke sop tulang pak jenggot, makan oluak di potong lembu, makan sop ikan dan ikan asam pedes, atau ocehan khas emak2nya dengan mata melotot dan bibir maju...a miss!!! Vivi bilang ini untuk kebaikannya, which I doubted it...but who am I to say that?? just a hope that you and your family will be just fine, and it is worth doing it...take care friend, sis, love you, you're one of the best gift that FHI gave me!!! Bo' jangan suka marah sama tara ya..... :)

Rabu, 07 Mei 2008

children are amazing!!!


You know what, all of my dreams about having a child happen to be more beautiful, more fun and more fantastic!!!! It's amazing!!! when you are sick, there's a little creature who will ask you whether you have taken your medicine or not, when you come home from work, he will ask you if you are tired, if you haven't eat, this little creature also ask you to eat...children...best give to the world!!!

Senin, 05 Mei 2008

Lala, Aris dan Indonesian Idol

Lala...cowo' baiiik, bahasanya santuun banget, banyak senyum, anak TKI yang kerja di Arab yang udah 4 taun gak ketemu ibunya dan 15 taun gak ketemu ayahnya. Membuat gue bertanya-tanya ayah macam apa yang bisa gak ketemu anaknya selama 15 tahun? Sesulit itukah kehidupan di sana? tapi, lala tegar banget, dia bilang ke ibunya, "umi jangan nangis, aku gak mau jual kasian, aku mau jual kualitas". dia bahkan sempat menghimbau indonesia untuk memilih berdasarkan kualitas, bukan cerita sedih. Lala waktu audisi nyanyi theme songnya are mania...dan gayanya asik banget!!! gue suka gayaloe....!!! meskipun gak masuk spektakuler, gue rasa lala pantes jadi idola indonesia...
Aris....pengamen kereta depok (sayang gue gak pernah ketemu), tinggalnya juga di rel kereta...suaranya asik banget!!! dia bikin ST12 jadi bulan2an...dia lebih bagus nyanyiin lagu-- "dapatkah aku memeluknya, menjadikan bintang di surga...."--daripada penyanyi aslinya!!!! dahsyat!!! dia wakil dari para pemimpi....dan dia juga pantes jadi idola indonesia

Rabu, 26 Maret 2008

Bagimu Negeri Jiwa Raga Kami

Kalimat di atas gue baca di gapuranya markas ABRI waktu kami dalam perjalanan dari salatiga ke museum kereta api di Ambarawa. Gak tau kenapa, kalimat itu bener2 mengusik gue...gue pikir, "masak iya sih, jiwa raga buat negara?, beneran gak tuh?, kok bisa ya?, kasian amat?, hari genee?" dll pikiran negatif yang keluar tiba-tiba. Yang gue lakukan berikutnya adalah refleksi. Gue gak gitu deh. Gue gak cinta sama negara gue, jadi mana mungkin kasih jiwa dan raga buat negara. Lantas kemudian, yang timbul adalah, salut buat mereka yang memang memberikan jiwa raganya buat negara. Dan habis itu berpikir, kapan gue dan sebagian besar dari kita bisa begitu? Akankah??.......