Sedih banget rasanya kehilangan temen...not actually kehilangan sih...sebenernya namanya friendship seharusnya akan tetap seperti itulah, tapi, still...a miss!!! Setelah kemaren malem mimpi nangis-nangisan, terus besok mau ke kepri dan gak akan ada vivi lagi di kubusnya yang mungil dengan bangku kerjanya yang sangat gak ergonomis alias udah mletat-mletot, gak ada yang nemenin jalan-jalan memenuhi hasrat makan ke sop tulang pak jenggot, makan oluak di potong lembu, makan sop ikan dan ikan asam pedes, atau ocehan khas emak2nya dengan mata melotot dan bibir maju...a miss!!! Vivi bilang ini untuk kebaikannya, which I doubted it...but who am I to say that?? just a hope that you and your family will be just fine, and it is worth doing it...take care friend, sis, love you, you're one of the best gift that FHI gave me!!! Bo' jangan suka marah sama tara ya..... :)
Selasa, 27 Mei 2008
Rabu, 07 Mei 2008
children are amazing!!!
You know what, all of my dreams about having a child happen to be more beautiful, more fun and more fantastic!!!! It's amazing!!! when you are sick, there's a little creature who will ask you whether you have taken your medicine or not, when you come home from work, he will ask you if you are tired, if you haven't eat, this little creature also ask you to eat...children...best give to the world!!!
Senin, 05 Mei 2008
Lala, Aris dan Indonesian Idol
Lala...cowo' baiiik, bahasanya santuun banget, banyak senyum, anak TKI yang kerja di Arab yang udah 4 taun gak ketemu ibunya dan 15 taun gak ketemu ayahnya. Membuat gue bertanya-tanya ayah macam apa yang bisa gak ketemu anaknya selama 15 tahun? Sesulit itukah kehidupan di sana? tapi, lala tegar banget, dia bilang ke ibunya, "umi jangan nangis, aku gak mau jual kasian, aku mau jual kualitas". dia bahkan sempat menghimbau indonesia untuk memilih berdasarkan kualitas, bukan cerita sedih. Lala waktu audisi nyanyi theme songnya are mania...dan gayanya asik banget!!! gue suka gayaloe....!!! meskipun gak masuk spektakuler, gue rasa lala pantes jadi idola indonesia...
Aris....pengamen kereta depok (sayang gue gak pernah ketemu), tinggalnya juga di rel kereta...suaranya asik banget!!! dia bikin ST12 jadi bulan2an...dia lebih bagus nyanyiin lagu-- "dapatkah aku memeluknya, menjadikan bintang di surga...."--daripada penyanyi aslinya!!!! dahsyat!!! dia wakil dari para pemimpi....dan dia juga pantes jadi idola indonesia
Aris....pengamen kereta depok (sayang gue gak pernah ketemu), tinggalnya juga di rel kereta...suaranya asik banget!!! dia bikin ST12 jadi bulan2an...dia lebih bagus nyanyiin lagu-- "dapatkah aku memeluknya, menjadikan bintang di surga...."--daripada penyanyi aslinya!!!! dahsyat!!! dia wakil dari para pemimpi....dan dia juga pantes jadi idola indonesia
Rabu, 26 Maret 2008
Bagimu Negeri Jiwa Raga Kami
Kalimat di atas gue baca di gapuranya markas ABRI waktu kami dalam perjalanan dari salatiga ke museum kereta api di Ambarawa. Gak tau kenapa, kalimat itu bener2 mengusik gue...gue pikir, "masak iya sih, jiwa raga buat negara?, beneran gak tuh?, kok bisa ya?, kasian amat?, hari genee?" dll pikiran negatif yang keluar tiba-tiba. Yang gue lakukan berikutnya adalah refleksi. Gue gak gitu deh. Gue gak cinta sama negara gue, jadi mana mungkin kasih jiwa dan raga buat negara. Lantas kemudian, yang timbul adalah, salut buat mereka yang memang memberikan jiwa raganya buat negara. Dan habis itu berpikir, kapan gue dan sebagian besar dari kita bisa begitu? Akankah??.......
Selasa, 25 Maret 2008
Mimpi 3 (Rumah Jadul)
Ini mimpi beneran, dalam arti yang sebenernya. Tapi mungkin karena hal ini sudah bolak-balik gue omongin ke orang-orang terdekat gue dan menjadi ada terus dalam pikiran gue. Kembang tidur gue kemaren sebuah rumah jadul...(i always love rumah jadul). Rumahnya asik, furniturenya jadul-jadul, tau kan, bangku anyaman, TV yang pake kaki, meja bulet, lantai jadul yang mengkilap...gue ngerasa nyaman banget dengan rumah itu....mengutip kalimat positif yang sering diucapin bapong, " tahun depan ya!!!! "
Kamis, 06 Maret 2008
Everyday is Sunday...in Pulau Penyengat
Kalau berkunjung ke tanjung pinang (pulau bintan), belum lengkap rasanya kalau gak mampir di pulau penyengat. 10 menit naik pompong (perahu beratap dengan motor) bayar Rp. 4000 (karena kita orang asing), kalau tarif untuk orang lokal pulau hanya Rp. 2000. Begitu sampai di pulau penyengat kita akan ditawarkan becak motor dan diajak berkeliling pulau yang syarat dengan situs2 budaya dan sejarah ini dengan tarif hanya Rp. 20.000. Everyday is sunday there, semua orang sepertinya santai, tingkat ekonomi rata gak ada yang miskin banget gak ada yang kaya banget. Air tinggal menggali 2 m dapat yang jernih, listrik murah, orang gak perlu mobil di pulau itu, sekolah gampang, puskesmas ada. Sepertinya gak ada alasan buat mereka untuk hidup ngoyo seperti orang jakarta atau orang2 di kota besar lainnya....
Penyuku...Penyu kita...
Ketika dalam suatu kegiatan di banyuwangi, beberapa orang teman memesan telur penyu untuk buah tangan dibawa pulang buat orang-orang tersayang. Tau gak, sekarang ini penyu itu termasuk hewan yang dilindungi, telur penyu yang akhirnya bisa sampe dewasa pun hanya sekitar 2 sampai 10% saja. Nah, kebayangkan kalo penyu ini gak dilestarikan, telur2nya terus dicuri dan dijual untuk oleh-oleh??? Sayangnya, gak berhasil saya mengadvokasi temen2 saya ini untuk gak beli telur penyu.....
Langganan:
Postingan (Atom)
